Tampilkan postingan dengan label Rapat Kordinasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rapat Kordinasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Februari 2023

Kemenag Gelar Rakor dan Simulasi Layanan Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Haji di Asrama Haji Indramayu dan Bandara Kertajati

Kemenag Gelar Rakor dan Simulasi Layanan Keberangkatan dan Kepulangan Jemaah Haji

Indramayu (PHU)--Kementerian Agama bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Otoritas Bandara, Angkasa Pura serta Perwakilan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati melakukan rapat koordinasi dan simulasi layanan untuk keberangkatan dan kepulangan jemaah haji yang nantinya akan mempergunakan Asrama Haji Indramayu dan Bandara Kertajati sebagai embarkasi haji.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Saiful Mujab mengatakan simulasi ini dalam rangka persiapan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 1444H/2023M, khususnya penyiapan Bandara Kertajati sebagai Embarkasi Haji. Selain itu GACA dalam waktu dekat juga akan melakukan kunjungan ke Bandara Kertajati dan Asrama Haji untuk memastikan kesiapannya.
__

"Sesuai dengan komitmen bersama semua pihak, kita perlu melaksanakan rapat koordinasi dan simulasi layanan keberangkatan/kepulangan jemaah haji di Asrama Haji Indramayu ini," kata Saiful di Indramayu. Sabtu (11/2/2023).

Selain itu, kata dia, rapat koordinasi ini juga akan mempersiapkan rencana kunjungan General Authority of Civil Aviation (GACA) Arab Saudi ke Asrama Haji Indramayu dan Bandara Kertajati.

"Direncanakan tanggal 15 (Februari-red) nanti pihak GACA akan berkunjung ke Asrama Haji Indramayu ada ke Bandara Kertajati untuk melihat kesiapan Penyelenggaraan haji tahun ini," terangnya.

"Saya berharap agar rapat persiapan ini benar-benar menjadi evaluasi guna kelancaran pemberangkatan Jemaah. Termasuk memastikan posisi proses custom, immigration, and quarantine (CIQ), agar tidak menyulitkan selama proses pemberangkatan jemaah haji,” imbuhnya.

Sementara Kepala Biro Kesra Pemerintahan Provinsi Jawa Barat Barnas Adjidin yang turut hadir dalam rapat tersebut menyampaikan apresiasinya terkait percepatan dan kesiapan Penyelenggaraan haji yang akan dilaksanakan di Asrama Haji Indramayu dan Bandara Kertajati ini, ia pun meminta seluruh instansi terkait untuk mempersiapkan segala layanan serta sarana dan prasarananya.

“Terima kasih mewakili Pemprov Jabar atas percepatan dan kesiapan serta kerja keras dalam kelangsungan pemberangkatan ibadah haji. Dalam hal sisi pelayanan di embarkasi ini harus juga dipersiapkan secara strukturalnya. Jangan lupa sebelum itu seluruh sarana harus di cek kembali,” ungkap Barnas.
__

Pelayanan dan kesiapan pemberangkatan Ibadah Haji ini juga menjadi perhatian khusus dari Kakanwil Kemenag Jabar Ajam Mustajam. Ia mengungkap sesuai rencana akan ada lebih dari 7.900 jamaah yang diberangkatkan dari Asrama Haji Indramayu. “Jemaah berasal dari Kota Cirebon, Kab. Cirebon, Kab. Indramayu, Kab. Majalengka, Kab. Subang , Kab. Sumedang, dan Kab. Kuningan”, imbuh Kakanwil.

"Maka dari itu seluruh persiapan pemberangkatan ini harus benar-benar matang. Termasuk hal kecil seperti gelang identitas yang harus sama dengan paspor serta lahan parkir di Asrama Haji Indramayu ini," ujarnya.

Pertemuan ini ditutup dengan peninjauan langsung kesiapan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Seluruh pihak terkait langsung melakukan simulasi sederhana untuk melihat rute dan fasilitas kesiapan bandara.

Penulis
Husni Anggoro

Pastikan Kesiapan Musim Haji 1444 H, Kemenag Pessel Gelar Rakor Bersama Dinkes dan BPS Bipih

Pastikan Kesiapan Musim Haji

Painan (PHU) -- Untuk mematangkan persiapan penyelenggaraan Ibadah Haji musim haji 1444 H/ 2023 M, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan menggelar rapat koordinasi persiapan pelaksanaan haji di ruang rapat kepala, Kamis (9/2/2023).

Rapat diikuti oleh Kasubbag TU, Yossef Yuda, Kepala Seksi PHU, Betriadi, beserta pelaksana, Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan, serta Bank Penerima Setoran Haji (BPS), yakni dari BSI, Bank Nagari Painan dan Bank Nagari Tapan.

Rapat koordinasi digelar bertujuan dalam rangka membahas persiapan penyelenggaraan ibadah haji musim haji 1444 H/ 2023 M.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Abrar Munanda dalam sambutannya menjelaskan tentang pentingnya persiapan menjelang musim haji tahun 1444 H, hal ini tentunya terkait dengan peran dari berbagai pihak yang akan bersentuhan langsung dengan pelayanan para jemaah haji.

"Ini adalah bentuk dari kerja sama kita dalam rangka membahas langkah-langkah strategis apa yang perlu dipersiapkan dalam menghadapi musim haji tahun ini," ujarnya.

Abrar Munanda mengatakan pada tahun 2023 jemaah haji Kabupaten Pesisir Selatan mendapatkan kuota sebanyak 131 orang. Dari jumlah tersebut diantaranya merupakan lansia sehingga perlu penanganan lebih khusus.

"Ada sekitar 70 persen jemaah haji kategori lansia. Lansia ini berusia di atas 65 tahun," kata Abrar.

Abrar Munanda mengharapkan kepada Dinas Kesehatan untuk berusaha seoptimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik karena sangat diperlukan pemeriksaan yang intens terhadap kesehatan bagi jamaah tersebut, terutama bagi jemaah yang lansia.

Pada kesempatan itu Abrar Munanda juga menyampaikan kebijakan terhadap pembinaan jemaah haji, seperti pelaksanaan manasik yang dilakukan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) dan yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama melalui Seksi PHU atau dari Program Jendela Hati yang merupakan Inovasi Pelayanan Publik yang dilaunching oleh Kemenag Pessel terkait dengan penyelenggaraan haji.

Abrar berharap kepada segenap jajaran yang terkait agar siap dan sigap, mulai dari pendaftaran dan pelunasan para jemaah di bank, juga terkait dengan kesehatan jemaah, hingga pelaksanaan musim haji 1444 H dapat berjalan dengan baik dan lancar, mulai dari persiapan keberangkatan sampai pemulangan jemaah nantinya.

Sementara itu dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan Al Laily Fitri, didampingi Ira Nuraida, Petugas Haji Dinas Kesehatan Kabupaten Pesisir Selatan mengatakan, bahwa pihaknya telah mulai melaksanakan pemeriksaan kesehatan jemaah tahap satu sesuai dengan wilayah kerja masing-masing puskesmas di setiap kecamatan.

Laily lalu mengimbau agar semua jamaah segera memeriksakan kesehatan, karena dikhawatirkan kalau ada jamaah menderita penyakit kronis 

"Kita mengimbau kepada seluruh jamaah untuk segera memeriksakan kesehatannya, karena dikhawatirkan nanti jika ada jamaah yang menderita penyakit kronis. Dan jika itu memang ada maka akan dilanjutkan dengan pemeriksaan tahap kedua di rumah sakit," ujarnya.

Selain itu juga diminta kepada para jamaah, agar segera melakukan vaksin booster ketiga.

Kemudian dari pihak Bank Penerima Setoran pada intinya siap mendukung semua program pembinaan jemaah yang dilakukan oleh Kemenag Pessel melalui program Jendela hati.

 

"Kami siap bersinergi dalam mensukseskan program haji baik dalam bentuk dukungan bimbingan manasik setiap wilayah kerja mereka masing-masing dan juga mendukung melalui program aplikasi Siti Haji yang dikembangkan oleh Kemenag Pessel," ujar Kepala BSI Cabang Painan, Hendar Prasetyo. (zn)

Penulis
Kemenag Pessel