Padang Panjang (PHU)--Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang H. Alizar Datuak Sindo Nan Tongga membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Tahun 1444 Hijriyah / 2023 Masehi, Selasa (14/02/2023).
FGD dilaksanakan bersama unsur lintas Sektoral di ruang pertemuan Hotel Pangeran Padang Panjang.
Dalam sambutannya Kakankemenag Kota Padang Panjang menyampaikan bahwa kegiatan dilaksanakan untuk langkah awal sosialisasi kepada masyarakat dan pihak terkait.
“Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun ini telah dibahas dan masih berlangsung oleh pihak terkait di tingkat pusat, kita di daerah dihimbau sabar dan bijak menyikapi setiap informasi yang ada,” ujarnya.
“Secara prinsip tentunya kita mendukung setiap kebijakan yang diputuskan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama. Hal ini telah dikaji demi kemaslahatan bersama,” pungkasnya.
Setelah dibuka oleh Kepala, diskusi dilanjutkan bersama seluruh unsur lintas sektoral, dipimpin langsung oleh Kasi PHU Kankemenag Kota Padang Panjang Editiawarman.
Dikatakan Editiawarman, dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Menteri Agama membahas agenda persiapan penyelenggaraan ibadah haji termasuk biaya perjalanan ibadah haji.
“Usulan ini merupakan langkah bijak yang diambil Menteri Agama untuk melindungi hak jutaan jemaah haji yang saat ini sudah menunggu antrian bertahun tahun lamanya,” sambungnya.
Dijelaskannya, pada dasarnya kenaikan biaya ibadah haji itu tidak terlalu signifikan. Namun nilai manfaat dari dana haji (subsidi)-nya yang dikurangi. Sehingga persentasi pelunasan bagi jemaah haji mengalami kenaikan.
“Dibandingkan tahun sebelumnya, usulan Bipih 2023 hanya naik Rp. 514.888,02. Namun, secara komposisi, ada perubahan signifikan antara komponen Bipih yang harus dibayarkan jemaah dan komponen yang anggarannya dialokasikan dari nilai manfaat (optimalisasi),” jelas Editiawarman.
Untuk itu, Ia berpesan kepada unsur sektoral yang hadir, meneruskan kepada masyarakat dan jemaah haji, khususnya untuk Kota Padang Panjang untuk tetap bersabar dan bijak dalam menyikapi setiap informasi. Karena akan banyak kesimpangsiuran berita yang beredar di media massa dan media sosial (Hoax).
“Saya mengimbau seluruh masyarakat terutama jemaah haji agar menunggu pengumuman dan kepastian Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) dari pemerintah. Karena ini masih dalam tahap usulan, belum keputusan final,” pungkasnya mengingatkan.
Hadir dalam FGD ini, sebagai persiapan pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Kota Padang Panjang, seluruh undangan dan pihak terkait.
Turut hadir dari Dinas Kesehatan, Kapolres, Dinas Perhubungan, Disdukcapil, Kepala KUA, Kesra Setdako Padang Panjang, KBIHU, Bank Persepsi beserta unsur lainnya. (Adi)
0 comments:
Posting Komentar